HMZ

Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta!

teruntuk kamu

teruntuk kamu yang selama ini selalu pemilik hatiku, yang selalu memekarkan benih-benih asmara yang selalu menyentuh dengan lembut sisi keras dan egoisnya diriku... kadang aku selalu bermimpi dalam lamunan bisahkah dirimu menjadi halal untukku.. tapi entahlah semakin aku mendlam rasanya semakin menjauh.. aku hanya bisa menyayangimu dalam lamunan bisa memilkimu dalam lamunan dan bersamamu dalam sebuah khayalan.. biar kan sekarang aku di sini masih dalam sebuah duniaku yang terbatas bergelut dengan khayalanku.. biarkan aku selelu tertegun hingga aku tersadar dan melupakan bahwa di hatiku tertanam lembutya kasihmu yang perlahan mungkin akan melayu..

teruntuk kamu yang selalu menari dalam kisah-kisah mimpiku.. begitu bnyak cerita yang selalu ungkapkan dalam goresan kisahku untuk meyusun mimpiku untuk dirimu. tapi entah kenapa harus hilang saat aku terbangun. . engapa aku harus bgtu mudah terbangun sehingg atidak mampu mersakan kembali manisnya kisah bersama saat kamu menari dalam langunan mimpiku/. tidak bisakah kamu hidup dalam dua duniaku dalam dua malam dan siang. seperti halnya pelangi yang datang setalah gelapnya hujan..


Cinta dunia tanpa batas

Tak pernah terucap kata sesal dari kelimis bibirku
Saat mengagumi indahnya insan ciptaanMu
karena daku mulai sadar ketika mencintai seseorang
daku bukan harus menjadikan seorang pacar kalau dia daku inginkan menjadi ibu dari anak-anaku.
dulu daku sudah melupakan satu hal yang termat penting 
dimana hatiku tenggelam
dimana kesadarnku menghilang
jiwaku mabuk karena keindahan seorang wanita, menghilangkan sebagian dari akal sehatku

karena lembutMu daku merasakn manisnya mencintai dan mengagumi
karena kasihMu daku merasakan indahnya merindu
Kau pengatur denyut nadiku pemilik hati kecilku pendebar jiwa-jiwa yang penuh kekosongan
karena kisahmu daku merasakan sakitnya di sakiti cinta karena tak mampu ku genggam dengan keegoisan memiliki.

Terkadang aku ingin mengerti isi hatinya, menebak jalan pikirannya, dan mampu mengartikan setiap helaan napasnya, seperti halnya diriMu yang mengerti setiap tapak-tapak kisahku. kadang anganku meningkat memuncakan harapan di setiap malam mungkinkah dia bermunajat kepadaku membasahi bibirnya dan berharap menjadi penyempurna imanku..

Mengapa malam.? kau meninggalkan ku yang berkeluh. sudahkah kau bosan menerima keluhku akan bayangan yang selalu kuceritakan padamu, di mana dia mengisi kosong nantandusnya relung hati hingga menjadi istana yang megah di kelilingi tanah-tanah yang subur di dalamnya,.tidakkah kau tergiur hey ainul mardiah panggilku., singgahlah sejenak dan ceritakan betapa manisnya hidup bersama mu.,

kini sang fajar nampak merekahkan keindahannya, di sambut burung-burung yang riang meloncat loncat daku hanya tersenyum di balik gelapnya kamarku,. angin menggilkan badnku ketika seorang wanita yang selalu lembut membuka jendela seolah memaksaku untuk berhenti bergelut dengan penaku., berhenti bercerita tentang cinta dunia yang tanpa batas,.,

Kisah Sahabat Sya,ban Ra

Terkisah seorang sahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang bernama Sya'ban RA, yang memiliki kebiasaan unik setiap masuk masjid. Ia selalu datang ke masjid sebelum sholat berjamaah dan selalu melakukan itikaf di pojok depan masjid. Mengapa dia selalu mengambil posisi di pojok? Itu karena dia tidak mau mengganggu atau menghalangi orang lain yang akan melakukan ibadah di masjid. Kebiasaan seperti ini sudah sangat dipahami oleh semua orang bahkan oleh Rasulullah sendiri. Pada saat sholat berjamaah pun Sya'ban RA selalu pada posisi tersebut.
Pada suatu pagi saat sholat subuh berjamaah akan dimulai, Rasulullah SAW merasa heran karena tidak mendapati Sya’ban RA pada posisi seperti biasanya. Rasul pun bertanya kepada jemaah yang hadir apakah ada yang melihat Sya’ban RA. Namun tidak ada seorangpun jemaah yang melihat Sya’ban RA. Sholat subuhpun sengaja  ditunda sejenak untuk menunggu kehadiran Sya’ban RA. Namun yang ditunggu belum juga datang. Khawatir sholat subuh kesiangan, Rasulullah memutuskan untuk segera melaksanakan sholat subuh berjamaah.

Selesai sholat subuh, Rasulullah bertanya apa ada yang mengetahui kabar dari Sya’ban RA. Namun tak ada seorangpun yang menjawab. Rasulullah pun bertanya lagi apa ada yang mengetahui di mana rumah Sya’ban RA. Kali ini seorang sahabat mengangkat tangan dan mengatakan bahwa dia mengetahui persis di mana rumah Sya’ban RA. Rasululullah yang khawatir terjadi sesuatu dengan Sya’ban RA meminta diantarkan ke rumah Sya’ban RA.

Perjalanan dengan jalan kaki cukup lama ditempuh oleh Rasulullah dan rombongan sebelum sampai ke rumah yang dimaksud. Rombongan Rasul sampai ke sana saat waktu afdol untuk sholat dhuha (kira-kira 3 jam perjalanan). Sampai di depan rumah tersebut beliau mengucapkan salam. Dan keluarlah seorang wanita sambil membalas salam tersebut.

"Benarkah ini rumah Sya’ban?”
“Ya benar, saya istrinya” jawab wanita tersebut. “
"Bolehkah kami menemui Sya’ban RA, yang tadi tidak hadir saat sholat subuh di masjid?” .
Dengan berlinangan air mata istri Sya’ban RA menjawab:
“ Beliau telah meninggal tadi pagi”
Innalilahi wainna ilaihirojiun…Subhanallah ,
satu – satunya penyebab dia tidak solat subuh berjamaah adalah karena ajal sudah menjemputnya….
Beberapa saat kemudian istri Sya’ban bertanya
“ Ya Rasulullah ada sesuatu yang jadi tanda tanya bagi kami semua,
yaitu menjelang kematiannya dia berteriak tiga kali dengan masing – masing teriakan disertai satu kalimat.
Kami semua tidak paham apa maksudnya”.
“Apa saja kalimat yang diucapkannya?” tanya Rasulullah.
Di masing – masing teriakannya dia berucap kalimat :
“ Aduuuh kenapa tidak lebih jauh……”
“ Aduuuh kenapa tidak yang baru……. “
“ Aduuuh kenapa tidak semua……”
Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam pun melantukan ayat yang terdapat dalam surat Qaaf (50) ayat 22 yang artinya:
“ Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan dari padamu hijab (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam “
Saat Sya’ban RA dalam keadaan sakratul maut, perjalanan hidupnya ditayangkan ulang oleh Allah SWT. Bukan cuma itu, semua ganjaran dari perbuatannya diperlihatkan oleh Allah. Apa yang dilihat oleh Sya’ban RA ( dan orang yang sakratul maut) tidak bisa disaksikan oleh yang lain. Dalam pandangannya yang tajam itu Sya’ban RA melihat suatu adegan di mana kesehariannya dia pergi pulang ke Masjid untuk sholat berjamaah lima waktu. Perjalanan sekitar 3 jam jalan kaki sudah tentu bukanlah jarak yang dekat. Dalam tayangan itu pula Sya’ban RA diperlihatkan pahala yang diperolehnya dari langkah – langkah nya ke Masjid. Dia melihat seperti apa bentuk sorga ganjarannya.

Saat melihat itu dia berucap:
“ Aduuuh kenapa tidak lebih jauh……”
Timbul penyesalan dalam diri Sya’ban RA, mengapa rumahnya tidak lebih jauh lagi supaya pahala yang didapatkan lebih banyak dan sorga yang didapatkan lebih indah.
Dalam penggalan kalimat berikutnya Sya’ban RA melihat saat ia akan berangkat sholat berjamaah di musim dingin. Saat ia membuka pintu berhembuslah angin dingin yang menusuk tulang. Dia masuk kembali ke rumahnya dan mengambil satu baju lagi untuk dipakainya. Jadi dia memakai dua buah baju. Sya’ban RA sengaja memakai pakaian yang bagus (baru) di dalam dan yang jelek (butut) di luar. Pikirnya jika kena debu, sudah tentu yang kena hanyalah baju yang luar, sampai di masjid dia bisa membuka baju luar dan solat dengan baju yang lebih bagus.

Dalam perjalanan ke tengah masjid dia menemukan seseorang yang terbaring kedinginan dalam kondisi yang mengenaskan. Sya’ban RA pun iba , lalu segera membuka baju yang paling luar dan dipakaikan kepada orang tersebut dan memapahnya untuk bersama – sama ke masjid melakukan sholat berjamaah. Orang itupun terselamatkan dari mati kedinginan dan bahkan sempat melakukan sholat berjamaah. Sya’ban RA pun kemudian melihat indahnya sorga yang sebagai balasan memakaikan baju bututnya kepada orang tersebut.
Kemudian dia berteriak lagi :
“ Aduuuh kenapa tidak yang baru……. “
Timbul lagi penyesalan di benak Sya’ban RA. Jika dengan baju butut saja bisa mengantarkannya mendapat pahala yang begitu besar, sudah tentu ia akan mendapat yang lebih besar lagi seandainya ia memakaikan baju yang baru.

Berikutnya Sya’ban RA melihat lagi suatu adegan saat dia hendak sarapan dengan roti yang dimakan dengan cara mencelupkan dulu ke segelas susu. Bagi yang pernah ke tanah suci sudah tentu mengetahui sebesar apa ukuran roti arab (sekitar 3 kali ukuran rata-rata roti Indonesia). Ketika baru saja hendak memulai sarapan, muncullah pengemis di depan pintu yang meminta diberikan sedikit roti karena sudah lebih 3 hari perutnya tidak diisi makanan. Melihat hal tersebut , Sya’ban RA merasa iba .
Ia kemudian membagi dua roti itu sama besar, demikian pula segelas susu itu pun dibagi dua. Kemudian mereka makan bersama – sama roti itu yang sebelumnya dicelupkan susu , dengan porsi yang sama… Allah Subhanahu wa Ta'ala kemudian memperlihatkan …. ganjaran dari perbuatan Sya’ban RA dengan sorga yang indah.
Demi melihat itu diapun berteriak lagi:
“ Aduuuh kenapa tidak semua……”
Sya’ban RA kembali menyesal .
Seandainya dia memberikan semua roti itu kepada pengemis tersebut tentulah dia akan mendapat sorga yang lebih indah

Masyaallah, Sya’ban bukan menyesali perbuatannya, tapi menyesali mengapa tidak optimal. Sesungguhnya semua kita nanti pada saat sakratul maut akan menyesal tentu dengan kadar yang berbeda, bahkan ada yang meminta untuk ditunda matinya karena pada saat itu barulah terlihat dengan jelas …konsekwensi dari semua perbuatannya di dunia.
Mereka meminta untuk ditunda sesaat karena ingin bersedekah. Namun kematian akan datang pada waktunya, tidak dapat dimajukan dan tidak dapat diakhirkan
Sering sekali kita mendengar ungkapan – ungkapan berikut :
“ Sholat Isya berjamaah pahalanya sama dengan sholat separuh malam”
“ Sholat Subuh berjamaah pahalanya sama dengan sholat sepanjang malam”
“ Dua rakaat sebelum Shubuh lebih baik dari pada dunia dan isinya”

Namun lihatlah Masjid tetap saja lengang dan terasa longgar.
Seolah kita tidak percaya kepada janji Allah Subhanahu wa Ta'ala .
Mengapa demikian?
Karena apa yang dijanjikan Allah Subhanahu wa Ta'ala itu tidak terlihat oleh mata kita pada situasi normal. Mata kita tertutupi oleh suatu hijab. Karena tidak terlihat, maka yang berperan adalah iman dan keyakinan bahwa janji Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak pernah meleset. Allah Subhanahu wa Ta'ala akan membuka hijab itu pada saatnya. Saat ketika nafas sudah sampai di tenggorokan….

Sya’ban RA telah menginspirasi kita bagaimana seharusnya menyikapi janji Allah Subhanahu wa Ta'ala tersebut. Namun ternyata dia tetap menyesal sebagaimana halnya kitapun juga akan menyesal. Namun penyesalannya bukanlah sia – sia. Penyesalannya karena tidak melakukan kebaikan dengan optimal…..
Mudah-mudahan kisah singkat ini bermanfaat bagi kita semua dalam mengarungi sisa waktu yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada kita.
Dan mari kita berdo’a semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberi kita kekuatan untuk melakukan sebaik, bahkan lebih baik dari pada apa yang dilakukan oleh Sya’ban RA
sumber :jemaahalkhair.wordpress.com

Proposal Pengajuan Isra dan mi'roj

Asalamualaikum berikut contoh prosal pengajuan buat temen-temen yang mau ngajuin proposal buat acara isra miraj silahkan..


ITIA PERINGATAN ISRA MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1438 H/2017 M
DESA LEBAKSARI , KECAMATAN PARAKANSALAK
KABUPATEN SUKABUMI
Kepada Yth,
Bapak/Ibu/Sdra/i
Para Dermawan
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dengan Hormat,
Puji dan Syukur Kami ucapkan ke Hadirat Allah SWT karena telah memberi sebaik-baiknya nikmat berupa iman dan Islam, Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW beserta keluarganya, para sahabat dan ummatnya dengan penuh ihsan hingga hari kiamat.
Melalui proposal ini kami, kami bermaksud memohon bantuan kepada Bapak/Ibu/Sdra/i, untuk mendukung terselenggaranya acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H/2017 M dalam bentuk finansial.
Memperingati Isra Mi’raj sudah menjadi kegiatan rutin yang setiap tahun dilakukan di Kampung Cikupa. Kegiatan tersebut sebagai media untuk menjalin silaturahmi sekaligus sebagai motivasi untuk meningkatkan nilai-nilai ibadah kita kepada Allah SWT. Besar harapan kami semoga acara ini bisa terlaksana dengan baik. Kegiatan ini insya Allah akan dilaksanakan pada hari Minggu, 07 Mei 2017. (perincian kegiatan acara terlampir).
Demikian pemberitahuan yang dapat kami sampaikan atas perhatianya, kami sampaikan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Cikupa, 07 Mei 2017
Ketua Panitia                                                                         Sekretaris


Hamdan Abdul wahid                                                          Hendri Maulana



A.       Pendahuluan
Puji syukur ke Hadirat Allah SWT atas rahmat, hidayah, nikmat dan kekutan yang dianugerahkan kepada kita semua, semoga senantiasa kita diberi kesehatan, kekuatan dan kesempatan untuk menjalankan hari demi hari dalam tuntunan-Nya, Amin.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bagi kaum muslim merupakan wujud cinta kasih pada jujunjungan Nabi Muhammad SAW yang telah menunjukan jalan menuju keridhoan Allah SWT yakni berupa agama Islam yang dituntun dengan ajaran yang bersumber pada hukum Islam yakni Al-Qur’an dan Al-Hadist.
Insya Allah dengan memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW diharapkan kita bisa mentauladani akhlaq mulia Nabi Muhammad SAW dan mengajarkan serta mengamalkan ajaran yang sudah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Kita sebagai umat muslim yang mencintai Nabi Muhammad SAW sudah sepatutnya kita mengenang dan menelusuri jejak perjuangan Nabi Muhammad SAW. Kami segenap Panitia Peringatan Isra Mi’raj akan menyemarakan hari besar Islam ini dengan mengadakan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H/2017 M.
Semoga kegiatan ini dapat mempererat tali silturahmi antar umat Islam khususnya untuk warga Kampung Cikupa dan selalu meningkatkan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT.
B.       Nama Kegiatan dan Tema
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H/2017 M dengan tema “dengan pringatan Isra Mi’raj Kita cipatakan pemuda yang mencintai akhlak rasul”
C.       Dasar Pemikiran
Perjalanan Isra Mi’raj merupakan peristiwa yang penuh berkah. Makna yang terkandung dalam peringatan Isra Mi’raj ini memiliki pesan dan semangat yang besar jika benar-benar dipahami dan diaplikasikan pelaksanaanya dalam kehidupan manusia.
“Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (Surat: Al-Isra Ayat 1).
Pesa yang di bawa pada peristiwa Isra Mi’raj itu menunjukan hidup harus terus melakukan perubahan yang lebih baik, hidup harus aktif, hidup tidak boleh monoton, hidup harus melampaui diri sendiri dengan melakukan berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi akal, jiwa, dan fisik yang bermanfaat bagi sesama.
Isra Mi’raj adalah suatu kalimat yang bermakna perjalanan keilahian seorang Rasulullah SAW untuk penobatan sebuah tugas bagi manusia yang menyatakan dirinya muslim. Tugas itu bukan sekedar kewajiban mengerjakan shalat, tapi lebih ditekankan pada sebuah keyakinan untuk merenungi dan mengakui keberadaan serta kemahakuasaan Allah SWT.
D.       Maksud dan Tujuan
Adapun maksud dan tujuan dari acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah sebagai berikut :
1. Menumbuhkan sikap cinta kepada aturan-aturan Islam dan ajaran-ajaran Allah SWT   terutama tentang shalat.
2.  Mempererat tali silaturahmi antar sesama warga masyarakat Desa Sirandu.
3.  Meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan melalui pembelajaran ilmu atau amal ibadah dalam melakukan kegiatan yang bersifat agamis.

E.       Waktu dan Tempat
Pelakasanaan Peringatan Isra Mi’raj ini Insya Allah akan dilakasanakan pada :
Hari/Tanggal        : Minggu, 07 Mei 2017 (10 Sa’ban 1438 H)
Waktu                  : 14.00 WIB s/d Selesai
Tempat                 : Halaman Masjid Nurul Amin Cikupa
F.        Susunan Acara
Susunan acara kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1.    Pra acara
a.    Perlombaan
2.     Acara
a.       Pembukaan
b.      Pembacaan hadiah
c.       Pembacaan sholwat dan marhaba
d.      Pembacaan Kalam Ilahi
e.       Sambutan-sambutan
1)      Kepala Desa
2)      Ketua Panitia
3.    Ceramah Agama
4.    Penutupan dan Doa
            G.      Susunan Panitia
Berikut susunan Panitia Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H/2017 M Kampung Cikupa :
1.    Pelindung                  : Ketua RT Cikupa
2.    Ketua                                    :  Hamdan Abdul wahid
3.    Wakil Ketua              : Widi maulidia
4.    Sekretaris                  : Hendri Maulana
5.    Bendahara                 : Ai Ani Nurhayati
6.    Pembawa Acara        : a.Hendri Maulana
                                      b.Resti
7.    Seksi-seksi
a.    Seksi Konsumsi                  1) Susilawati                                      
                                                2) Ujang nasrul                                   
                                                3) Indri Nuraeni                                                         
                                                                                   
b.    Seksi Perlengkapan   :           1) Aripin                                             
                                                2) Nuraeni                                          
                                                 3) Neng Sumi                        
                                                 4)

c.    Seksi Dokumentasi            1) Masrofah
                                                 2) Yuliana Ningsih

d.    Seksi Humas             :           1) Saepuloh
                                                2) Riska Nurpita
                                                3) Putri
e.    Seksi Usaha
                                                1)   Kang ama
                                                2)  Encep
                                                3)  Herman Dudi
                                                4)  Yosep Solahudin
            H.      Rencana Anggaran
Berikut ini rincian anggaran Peringatan Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H/2017 M Desa Sirandu :
1.    Trag-tag dan panggung                : Rp. 600.000
2.    Sound Sistem                               : Rp. 500.000
3.    Konsumsi                                     : Rp. 1.500.000
4.    Sarana dan Prasarana      
a.    Dokumentasi                                     : Rp.    300.000
b.    Dekorasi                                            : Rp.    500.000
c.    Perlengkapan                                     : Rp.    200.000
5.    Dana tidak terduga                           : Rp. 1.000.000
Jumlah                                                   Rp. 4.600.000
I.         Penutup
Demikian Proposal Peringatan Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW Kampung Cikupa kami buat, semoga Allah SWT meridhoi, melindungi, memberi petunjuk dan tuntunan serta pertolongan-Nya kepada kita sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga kita juga dapat mengambil hikmah dan manfaat dari kegiatan ini serta tidak akan berhenti menggapai ridho-Nya. Kami sangat mengharapkan dorongan dari semua pihak yang terkait demi kelancaran kegiatan ini.
Atas perhatian, dukungan, bantuan dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih. Semoga Allah mencatat amal baik Bapak/Ibu/Sdra/I sekalian. Amin ya robbal alamin.






Cikupa, 07 Mei 2017
Ketua Panitia                                                                         Sekretaris


Hamdan Abdul wahid                                                           Hendri Maulana
                                                                                                     

Mengetahui,
Ketua DKM



                                                                             M albi romli

Pengagum Rahasia

Kadang bila senandung senyumu menyapa
Dan berhias mata yang lembut
Seketika jantung memukul dalam jiwa
Dan, selama itu juga aku terus hanyut dalam minuman kisah kita
Tunggu dulu kita? Aku rasa hanya aku bukan kita
Tidak juga aku
Tanpa ada jaminan disana km merasakan hal yang sam
Awalnya aku rasa melupakanmu adalah sesuatu yang indah
Karena kamu belum pernah menjadi milikku
Aku mengerti ini rencana Tuhan
Tapi apakah ini rencana indah Tuhan untuk kita?
Aku mengerti akan ada yang datang setelah sekian lama menunggu!
Aku mengerti akan ada pelangi setelah hujan
Aku juga mengerti selalu ada siang dan ada malam
Satu yang sampai sekarang tidak aku mengerti
sampai kapan rasa ini tetap bertahan untukmu?
aku perindu genggaman tanganmu
kadnag lintas imaji ku berharap kamu mampu merasakan cinta ini
kau tidak tahu rasanya jadi aku
ya jadi aku si pengagum rahasiamu
ada yang kurang memang,
aku selalu menatapmu darri kegelapan
aku selalu berharap menulis ini bukan hanya tenatng aku dan kamu tapi ini menjadi sebuah cerita kita
aku menikmati kedamaian senyumu dari sisi diamku
apa kau sadar aku selalu memperhatikanmu dari kejauhan?
Apakah kau tahu aku selalu memikirkanmu dalam kesendirian?
Aku tidak tahu akan sampai kapan rasa ini bertahan
Aku tidak tahu seberapa kokoh cinta ini bila berdiri sendiri
Aku pula tidak tahu akan sampai kapan tenaga ini digunakan untuk melindungimu
Sampai kapan hati ini berpihak padamu
Aku si pemuja rahasiamu
Yang tak pernah kau anggap keberadaanya
Apakah kau tak memiliki hati?
Sehingga untuk merasakan cintaku pun tak mampu bagimu
Apakah kau tak memiliki mata?
Sehingga kau tak bisa melihat curahan perhatianku untukmu?
Iya, aku mengagumimu dengan bibir yang terjait meski selalu kucoba menceritakan Dalam alunan senandung tentang cinta, aku juga mengerti aku hanya mampu bersembunyi di balik wajah lugu sang pengagummu
Tapi Malaikat tidak harus cantik bukan? Karena sosoknya akan tetap mempesona didalam kesederhanaan
Sesedernaha rasaku padamu.

Minuman cinta

       Tepat 60 menit aku tertegun di cermin ke egoisan ini. menatap dari balik kaca yang mendampingi mataku, rasanya seperti bermimpi, karena bahkan aku sendiri tak mengenal siapa aku, sejanak rasanya aku menjadi terasing, tersembunyi, dan mungkin akan menghilang.
ku coba helakan napas dan perlahan ku buka kaca mataku dan berbaring lemas di atas kasur dengan harapan aku mampu mengumpulkan memori-memori tentang kisahku.
      Sekilas ada ingatan yang mulai memanjakanku memberikanku minuman yang sangat sejuk, sembari tersenyum kau duduk di sampingku dan berkata minumlah ka. mungkin setelah kau meminum itu kau akan menjadi lebih tenang. aku hanya terdiam menatap dengan begitu dalam, ingin rasanya ku menyebutkan sebuah nama namun aku tak mengingat siapa sebenarnya dia, yang selalu hadir memberikan senyuman hangat dikala hati ini membeku, selalu tertawa di kala hati ini sendu, mengusir badai mengubah menjadi mentari.
        Dengan terheran, perlahan kau ambil cangkir dan menyodorkannya ke mulutku, aku tak bisa berkata hanya diam menatap dengan lembut dengan pikiran yan terus berbperang siapakah dirimu, apakah ini yang di namakan bidadari tak bersayap, sedikit demi sedikit aku habiskan minuman, setlah bebrapa saat ada yang berbeda, semakin ku mendalam mencoba mengenalmu semakin berdebar, bahakan kini saat aku menutupkan tirai mataku senyuman hangatmu selalu nampak di pelupuk jendela mataku.
         Dalam memoriku ada tanya yang terus ingin keluar. minuman apakah yang telah wanita ini berikan padaku.,? yang membuat alam sadarku terambil alih.,,, sesaat ada berbisik suaraya yang begitu hangat membuat hati ini bergetar seraya berkata " inilah yang di namakan minuman cinta.!" minuman yang akan sejanak membawamu kedalam kebodohan, yang akan menghapuskan sedikit akal sehatmu, membuat kamu melayang bahagia, rindu, sehingga kamu mabuk di buatnya.
           Pantas rasanya aku seperti kehilangan sdkit ingatanku, senyumnya seolah mengambil setngah dari perhatianku terhadap dunia. membuat semuanya menjadi tak dapat aku mengerti.
ah aku tak peduli kunikmati saja semua rasa ini, ku minum sambil bersenda gurau brsama, bahkan aku tak peduli dengan nasihat sang pencerah, yang dulu selalu memberikan kebijakan bahwa nak berhatihatilah dengan salah satu minuman yang akan merusak sebagian dari kebijakanmu, yang akan membawamu kedalam sebuah dunia yang sulit kamu keluar darinya., ketika semakin dalam kamu msuk maka semakin enggan untuk keluar,. karena di sana kamu akan di sediakan dengan minuman-minuman yang akan memabukanmu dan di berikannya anggur-angguryang manis, dan di dampingi dengan bidadari yang bgtu lembut mengelabuimu akan arti sebuah kehdiupan yang sebenarnya.
          ah aku sudah tidak hiraukan itu semua yang jelas aku disini bgtu bahagia dan nyaman, mungkin sang pencerahpun manusia sama-sama melakukan kesalahan dan tidak tau btapa indahnya rumah yang kumasuki ini,.,.,.,.,. :-)

Favorite This Week