Cinta dunia tanpa batas

Tak pernah terucap kata sesal dari kelimis bibirku
Saat mengagumi indahnya insan ciptaanMu
karena daku mulai sadar ketika mencintai seseorang
daku bukan harus menjadikan seorang pacar kalau dia daku inginkan menjadi ibu dari anak-anaku.
dulu daku sudah melupakan satu hal yang termat penting 
dimana hatiku tenggelam
dimana kesadarnku menghilang
jiwaku mabuk karena keindahan seorang wanita, menghilangkan sebagian dari akal sehatku

karena lembutMu daku merasakn manisnya mencintai dan mengagumi
karena kasihMu daku merasakan indahnya merindu
Kau pengatur denyut nadiku pemilik hati kecilku pendebar jiwa-jiwa yang penuh kekosongan
karena kisahmu daku merasakan sakitnya di sakiti cinta karena tak mampu ku genggam dengan keegoisan memiliki.

Terkadang aku ingin mengerti isi hatinya, menebak jalan pikirannya, dan mampu mengartikan setiap helaan napasnya, seperti halnya diriMu yang mengerti setiap tapak-tapak kisahku. kadang anganku meningkat memuncakan harapan di setiap malam mungkinkah dia bermunajat kepadaku membasahi bibirnya dan berharap menjadi penyempurna imanku..

Mengapa malam.? kau meninggalkan ku yang berkeluh. sudahkah kau bosan menerima keluhku akan bayangan yang selalu kuceritakan padamu, di mana dia mengisi kosong nantandusnya relung hati hingga menjadi istana yang megah di kelilingi tanah-tanah yang subur di dalamnya,.tidakkah kau tergiur hey ainul mardiah panggilku., singgahlah sejenak dan ceritakan betapa manisnya hidup bersama mu.,

kini sang fajar nampak merekahkan keindahannya, di sambut burung-burung yang riang meloncat loncat daku hanya tersenyum di balik gelapnya kamarku,. angin menggilkan badnku ketika seorang wanita yang selalu lembut membuka jendela seolah memaksaku untuk berhenti bergelut dengan penaku., berhenti bercerita tentang cinta dunia yang tanpa batas,.,