
Danau yang indah di tandai dengan sebuah pulau yang kecil di tengahnya berpagarkan pohon cendana yang tinggi yang senantiasa berkaca di bawah air untuk memelihara kecantikan dan kelembutan alam yang penuh ketenangan dan keteduhan sang pencipta.. bak lukisan dewa yang menggambar sambil tersenyum lalu menghadiakannya kepada kami yang haus akan keindahan alam, Aku adalah sebagian kecil mutiara dari besarnya keagungan sangpencipta..
Ketika langit menangis bukit-bukit dan pepohonan bersorak bahagia mereka menari bersama riak air, Ketika langit marah memberikan panasnya bunga-bunga dan pepohonan asik bercermin memanjakan kecantikan dan keindahannya di bawah air yang begitu menyejukan..
Disaat jiwa dan tubhku terikat kesakitan dan kepenatan aku duduk di sini bersama keagungan sang pencipta memuaskan dahaga kesepianku bercerita semua kedinginan dan rasa sakit ini, kesenduan Yang muncul dari hati lautan dan hanyut terbawa gemuruh angin yang meniup tubuhku secara perlahan..
Disini di bawah pohon cemara ini. aku menyentuh air danau dengan jemari lembutku yang ikut bersedih karena Kesepian yang mengikat hati dan jiwaku.. semua gumamanku adalah sebuah salam untuk danu yang penuh cerita ini. dan hanya dia yang mampu mengerti dan hanya terdiam mendengarkan keluhku setelah keluhku selsai kemudian dia menyejukanku dengan anginnya dengan teduhnya pepohonan dan di temani ikan yang ikut menari bersama riak air..
Kini aku adalah mentari yang siap memberi kehangatan
angin yang siap memberi kesejukan
pepohonan yang memberikan keteduhan
dan air yang mampu memberikan cerminan diriku sendiri
aku siap menajdi air mata surga.
dengan cinta dan desahan danau yang begitu menenangkan lukisan surga yang selalu mendengarkan dan menghibur semua kesakitan kebahgiaan dan penderitaan. Semua kau hadapi hanya dengan penuh keiklasan dan keindahan.. sungguh lukisan sang dewa yang takan pernah berakhir memberikan keindahan kekaguman dan kesejukan yang murni..